Dunia Kampus Sedang Alami Krisis Spiritualisme Ilmu
Ilustrasi : ist. SURABAYA - Tumpulnya dunia akademisi terhadap persoalan bangsa disayangkan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas. Terutama dalam hal menyorot persoalan undang-undang yang ada di negeri ini.
"Kami perihatin dengan situasi kampus sekarang ini. Misalnya soal revisi undang-undang KPK dan Undang-undang Partai Politik. Salah satunya, undang-undang parpol kan bermasalah, kenapa kalangan kampus malah diam dan yang berteriak-teriak malah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Kita masih beruntung punya LSM-LSM seperti itu," kata Busyro Busyro usai usai acara seminar Nasional 'Menggungat Fakultas Hukum Dalam Pusaran Korupsi Politik' di Universitas Bhayangkara (Ubhara), Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (28/4/2012).
Seharusnya, di lembaga kampus ada Fakultas Ilmu Sosial dan Pilitik (Fisipol). Tentunya hal itu sangat disayangkan. Dia menilai, wacana untuk merevisi UU KPK dinilai akan melemahkan KPK sebagai lembaga super bodi. Menurutnya, saat ini dengan UU tersebut KPK sudah kuat. Siapapun, lanjut Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), yang berupanya melemahkan KPK adalah bertujuan untuk membetuk sebuah deklarasi melemahkan negara hukum.
Sedangkan negara hukum adalah berdasarkan moralitas hukum. Sementara moralitas hukum saat ini sedang terancam oleh sebuah geng korupsi yang menggurita di Indonesia.
Dia pun berencana jika memang revisi UU tersebut diajukan oleh Komis III DPR RI dan pasal-pasalnya terindikasi melemahkan KPK maka pihaknya akan melakukan perlawanan. Upaya tersebut dilakukan dengan menggalang kekuatan dengan unsur civil society atau back to campus, agar kampus tidak terjadi krisis spiritualisme ilmu.
Menurutnya, krisis spiritualisme ilmu itu disebabkan karena krisis imajinasi. Artinya, ilmu itu hanya dibaca dari teks ke teks. Ilmu tidak pernah dibaca melalui imajinasi dengan situasi yang riil dan terjadi saat ini. "Artinya sekarang telah terjadi de humanisasi," pungkas dia.(mrg)(rhs) BERITA TERKAIT Berita Terkait : Pendidikan Tinggi BKKBN Gandeng Kampus untuk Sukseskan KB Pimpinan PT Dukung Polisi Masuk Kampus Indonesia Tidak Alami Brain Draining "Jangan Takut Negara Asing Mendominasi" Kemendikbud Perluas Program Dual Degree Empat Fokus Kerja Sama Pendidikan RI-AS 3 Fokus Kerja Sama RI-Selandia Baru Selandia Baru Tawarkan Beasiswa S-3 ke RI Dicap Kampus Ilegal, Mahasiswa UISB DemoArsip » BERITA TERKAIT CLOSED ADS ADS CLOSED LIST COMMENT #basic-modal-disclaimer ol.numb