Telusuri Jenis Cairan Kimia, Polisi Tunggu Hasil Labfor
Ilustrasi (Dok: Okezone)
JAKARTA - Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) untuk mengetahui jenis cairan kimia yang dilempar pada aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM yang terjadi di depan gedung DPR Jumat pekan lalu.
"Polisi mencari dan mengidentifikasi, apakah itu dari penyusup atau oknum dan itu yang kita sedang dalami," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Selasa (3/4/2012).
Pihak kepolisian juga menunggu tim labfor yang memeriksa pakaian anggotanya yang terkena cairan kimia. Dari situ nantinya polisi akan menentukan cairan kimia yang digunakan dalam aksi demonstrasi tersebut.
"Kita juga menunggu hasil labfor yang tersisa dari baju anggota, mudah-mudahan mingggu depan sudah diketahui cairan itu," katanya.
Dia menduga, cairan kimia itu adalah cairan asam yang kuat. Namun belum bisa dipastikan jenis cairan kimia tersebut. Para korban juga sudah didata untuk mengetahui cairan kimia yang digunakan tersebut.
"Kan korbannya dari Polisi ada tiga korban, ada juga yang melapor ke Polda Metro Jaya dari wartawan." pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi penolakan kenaikan harga BBM yang berujung ricuh terjadi pada 30 Maret lalu. Saat pembubaran massa, didapati adanya cairan kimia yang digunakan dalam aksi tersebut. Polisi sendiri belum mengetahui siapa yang menggunakan cairan tersebut. Tak hanya polisi, sejumlah jurnalis juga menjadi korban cairan kimia ini.
(put)